gg
23 October 2020 | Alamat: Jl. Jaksa Agung Suprapto No.63, Penganjuran, Kec. Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68416
HOME BERITA LAYANAN MASYARAKAT
x
Home Berita Bersama Bupati Anas, Kejari Banyuwangi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan 48

Bersama Bupati Anas, Kejari Banyuwangi Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Penulis Kejari Kabupaten Banyuwangi - 08 September 2020

Banyuwangi - Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi M. Mikroj mengatakan pemusnahan barang bukti tersebut merupakan tindak lanjut dari tugas jaksa untuk mengeksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari kehati-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti. Sehingga menghindari barang bukti rusak dan hilang. Selain itu Bupati Abdullah Azwar Anas mengajak semua pihak di Kabupaten Banyuwangi untuk menjaga image daerah sebagai kota wisata yang aman dan ramah bagi keluarga. Hal ini disampaikan Bupati Anas saat mengikuti pemusnahan barang bukti tindak kejahatan.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan tersebut dihadiri forpimda daerah yang terdiri atas Bupati Abdullah Azwar Anas, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi M. Mikroj, Dandim 0825 Yuli Eko Purwanto dan Danlanal Banyuwangi Lantamal V Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal. Juga dihadiri Ketua MUI, Kepala Sekolah serta ratusan pelajar SMA/K di Banyuwangi.

Anas mengatakan, saat ini Banyuwangi telah menjadi salah satu daerah yang menjadi magnet ekonomi di Jawa Timur. Ini memberi konsekuensi, semakin banyak pendatang dari luar yang masuk ke Banyuwangi.

“Kita tidak bisa membendung pendatang yang masuk ke Banyuwangi, kita juga tidak bisa menyeleksi mana yang membawa kebaikan atau justru membawa kejahatan di daerah. Oleh karena itu semua pihak harus peduli dan menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Anas saat memberikan sambutannya.

Dalam acara tersebut, dimusnahkan sejumlah barang bukti dari 312 perkara dari periode dua tahun 2019.  Barang bukti tersebut antara lain narkotika jenis sabu 199,08 gr, psikotropika jenis ekstasi 97 butir, obat-obatan jenis trihexyphenidil 128.120 butir, dextro 2.379 butir, obat-obatan jenis jamu 15.271 botol, dan ninuman beralkohol 3.438 botol.

Video